You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Rancatungku
Desa Rancatungku

Kec. Pameungpeuk, Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat

Penyaluran KKS Miskin Ektrem Se-Kecamatan Pameungpeuk dilaksanakan di Desa Rancatungku

Operator 30 Desember 2021 Dibaca 318 Kali

Desa Rancatungku menjadi tempat kegiatan dalam penyaluran KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) Miskin Ekstrem dari kementerian Sosial se-Kecamatan Pameungpeuk, berkolaborasi dengan Puskesos dan TKSK dilaksanakan di GOR Serbaguna Desa Rancatungku (30/12/2021). Hal ini dikarenakan Desa Rancatungku memiliki halaman yang luas untuk menampung warga yang akan datang untuk mengambil bantuan.

Selain dari Kecamatan Pameungpeuk, ada beberapa warga dari kecamatan Banjaran, Kecamatan Soreang dan Kecamatan Cimaung yang bulan sebelumnya belum mendapatkan PKH.

Setiap warga yang berhak mendapatkan KKS sebesar Rp.900.000 yang disalurkan melalui Bank BNI ini diharapkan dapat menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pokok.

“Allhamdulillah barusan (kegiatan penyaluran KKS Miskin Ekstrem) sudah tersalurkan, dan saya terima kasih juga buat Pemerintah Desa Rancatungku, sudah memfasilitasi baik itu secara tempat dan penyambutannya Allhamdulillah baik sekali. Kenapa Pak Korkam PKH minta disini? Karena terlihat halamannya luas dan tempatnya memadai.” Kata Bu Nia Kurniasari Farida-Korcam PKH Kec.Pameungpeuk saat diwawancara Tim Posyantek.

Selain itu, Desa Rancatungku juga dikunjungi oleh pejabat dari Kementerian Sosial didampingi oleh Kabid Dinsos Kabupaten Bandung yang ingin melihat secara langsung bagaimana kegiatan pembagian KKS Miskin Ekstrem ini berjalan, sekaligus memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak menggadaikan KKS ini ke Bank Emok atau meminta bantuan calo untuk mencairkan dana KKS tersebut.

Saat ditanya mengenai kegiatan pencaloan untuk mengambil dana KKS, Masyarakat di Kecamatan Pameungpeuk pada umumnya dan Desa Rancatungku pada khususnya belum mendapatkan laporan atas kejadian tersebut, jadi hingga saat ini praktek pencaloan dana KKS belum ada laporan dari masyarakat.

Kabid Dinsos Kabupaten Bandung berpesan agar KKS Miskin Ekstrem ini dapat digunakan secara bijak, tidak untuk membeli perhiasan namun diperuntukan untuk membeli bahan pokok atau kebutuhan mendesak lainnya.(sch)

<iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/fuUI_RHgpdI" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe>

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2020 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,311,949,850 Rp2,339,649,850
98.82%
Belanja
Rp2,311,949,850 Rp2,339,649,850
98.82%

APBDes 2020 Pendapatan

Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp20,000,000 Rp47,700,000
41.93%
Dana Desa
Rp1,036,429,000 Rp1,036,429,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp198,519,900 Rp198,519,900
100%
Alokasi Dana Desa
Rp863,832,800 Rp863,832,800
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp130,000,000 Rp130,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp63,168,150 Rp63,168,150
100%

APBDes 2020 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp932,352,700 Rp960,052,700
97.11%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp773,961,150 Rp773,961,150
100%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp161,050,000 Rp161,050,000
100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp5,500,000 Rp5,500,000
100%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp439,086,000 Rp439,086,000
100%